Sabtu, 06 Agustus 2011

Batik Resmi Jadi Warisan Budaya Dunia

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (Unesco) akhirnya memasukan batik dalam Unesco representative list of intangible cultural heritage of humanity atau warisan budaya bukan benda dari indonesia.
Pengakuan itu akan dianugerahkan kepada indonesia pada 28 september hingga 2 oktober di Abu Dhabi.
Menko Kesra Aburizal Bakrie dan mentri kebudayaan dan pariwisata Jero Wacik melaporkan prestasi dunia itu kepada presedin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di istana Bogor kemarin. Presiden mengimbau seluruh masyarakat untuk mengenakan batik pada 2 Oktober, sebagai penghormatan atas capain tersebut.
"Presiden mengatakan bahwa pada 2 Oktober yang akan datang, kepada seluruh masyarakat Indonesia, diminta menggunakan batik sebagai penghargaan terhadap batik itu sendiri. Juga, sebagai penghargaan atas diberikannya batik sebagai daftar representasi budaya tak benda warisan manusia, dari Unesco," kata Bpk. Ical, sapaan Aburizal.
Masuknya batik dalam daftar warisan dunia ini mengikuti sukses wayang kulit dan keris yang lebih dulu meraih pengakuan yang sama pada 2003 dan 2005.
Bpk. Ical mengatakan, batik dianggap sebagai ikon budaya bangsa yang unik, memiliki simbol, dan tradisi dan hidup di masyarakat. batik juga memiliki folosofil yang mendalam menyangkut siklus kehidupan manusia. kain tradisional itu juga dikembangkan turun menurun.
Sejumlah kriteria itu lah yang membuat batik ditetapkan sebagai warisan dunia dari indonesia.
Syarat lain yang ditetapkan Unesco adalah adanya perlindungan dari pemerintah atas warisan budaya ini. Diantaranya dengan memasukan pelajaran batik dalam buku-buku sekolah.
" Kita punya masyarakat batiknya, kita punya industrinya, kita punya pemakainya, kita punya budayanya, kita punya sejarahnya. berdasar itu lah, syukur alhamdulillah, kita telah diberi tahu, bahwa batik telah disetujui menjadi warisan budaya tak benda manusia dari Unesco, "ujar Bpk. Ical.
Materi kebudayaan dan pariwisa Jero Wacik mengatakan setelah wayang kulit, keris, dan batik, indonesia juga tengah memasukkan angklung dalam warisan budaya dunia. "jadi, terus menerus kita memperjuangkan satu per satu karya budaya kita ke seluruh, " ujar Bpk. Jero.

                                                                                                                               Sumber: Internet

Cayo Indonesia!!
mari kita selamatkan 
budaya kita!! 




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar